Menu
Chris-McCandless

Into The Wild, Suatu Saat Nanti

Terinspirasi

Ini adalah kisah nyata. Film ini terinspirasi oleh sebuah kisah nyata Christopher McCandless yang sudah dibukukan. Pertama kali saya menonton film ini yaitu waktu saya masih SMA, kurang lebih tahun 2008 lalu. Tapi, sialnya saya belum pernah menontonnya sampai selesai. Sampai akhirnya empat tahun (kurang lebih) kemudian akhirnya saya bisa menontonnya sampai selesai.

Chris-McCandless
Chris McCandless Asli

To be honest, saya sangat terinspirasi dengan film ini. Sangat. Saya sangat terkesan dengan pilihan hidup yang dilakukan oleh si Christopher McCandless, yang kemudian mengubah namanya menjadi Alexander Supertramp dalam petualangannya. Si Christopher bukan lah anak manja meskipun dia dibesarkan didalam keluarga yang bisa dibilang mapan. Apapun yang Christopher inginkan, mungkin saja bisa dipenuhi orang tuanya, tapi hal itu bukan sesuatu yang menarik bagi Christopher.

Meninggalkan kehidupan normal

Chris lebih memilih untuk melakukan petualangan setelah menyelesaikan kuliahnya. Dia ingin melakukan petualangan ke Alaska, seorang diri. yah, seorang diri. orang mungkin saja menganggap Chris ini gila. Kenapa harus meninggalkan kemapanan yang dimiliki keluarganya? Dan lagi, Chris melakukan petualangannya tanpa uang. Dia membakar sisa uang yang dia miliki, juga identitas dirinya. Sebelumnya, dia telah mendonasikan semua tabungannya sebesar $24.000.  Chris setidaknya masih punya mobil Datsun, tapi dia juga meninggalkan mobil ini.

Chris melanjutkan petualangannya dengan berjalan kaki, kadang juga dengan menumpang kendaraan orang lain yang melintas. Chris bertemu banyak orang yang belum pernah dia temui sebelumnya. Setidaknya banyak hal yang dia pelajari dari perjalanannya ini. Dan tentu saja Chris menyukai nya. Ini lah yang selama ini dia cari. Menjadi bebas tanpa perlu merasa khawatir dengan apa yang terjadi disekitarnya. Chris ingin merasakan hidup dengan caranya sendiri.

Penantang maut

Banyak hal yang membuat saya salut dengan Chris ini. Salah satunya adalah keberaniannya. Dia berani melintasi perbatasan Meksiko melalui jalur sungai Colorado dengan menggunakan kayak, meskipun tanpa pengalaman dan lisensi. Saya tidak bisa membayangkan apakah saya juga bisa melakukannya. Ini adalah hal gila, tapi peluang bagi orang lain untuk melakukan hal serupa pasti ada.

Christopher-Alexander-Supertramp-Into-the-wild-kayak
Chris Dalam Film

Sampai di Alaska, Chris menemukan sebuah bus terlantar dan kemudian menjadikannya kamp. Bus ini kemudian dia beri nama “The Magic Bus”. Chris memenuhi kebutuhan hidupnya seorang diri dengan berburu. diwaktu luangnya, Chris juga banyak menghabiskan waktu dengan membaca buku dan menulis diary mengenai petualangannya.

Hidup semakin keras, dan akhirnya…

Empat bulan kemudian di Bus, kehidupan Chris semakin keras. Persediaan makanannya semakin menipis, dan musim pun tidak mendukung untuk Chris pulang. Chris semakin kurus dan tidak terurus. Tidak ada jalan lain bagi Chris selain memanfaatkan apa yang ada disekitarnya. Chris mulai mengumpulkan rumput-rumputan dan tumbuhan lain. Tapi sayang, Chris keliru saat membedakan satu jenis tumbuhan.

Bukannya memakan tumbuhan yang bisa dimakan, Chris memakan tumbuhan beracun. Dia sadar bahwa dia telah keliru memilih jenis tumbuhan. Chris menjadi sakit dan mulai sekarat. Tapi Chris tidak lupa untuk tetap mencatat pemikiran-pemikirannya, meskipun dalam keadaan putus asa dan berada diujung hidup. Chris kemudian mencoba membayangkan keluarganya untuk terakhir kalinya. Dia mengucapkan selamat tinggal kepada dunia dan merangkak menuju sleeping bag nya.

Into the Wild - Emilie Hirsch
Petualangan Chris McCandles

Chris meninggal, dan baru dua minggu kemudian tubuhnya ditemukan oleh pemburu.

Meskipun meninggal dalam keadaan miris, bagi saya petualangan Chris, a.k.a Alexander Supertramp ini tetap menjadi inspirasi bagi saya. Hidup normal menurut orang lain belum tentu normal bagi orang lain. Keanehan dan keberanian menantang pendapat orang banyak adalah hak bagi orang lain. Setiap orang berhak untuk menjalani hidup sesuai pemikirannya. Dan, Christopher “Alexander Supertramp” adalah salah seorang yang telah melakukannya.

Suatu saat nanti saya akan bertualang menjalani hidup dengan cara sendiri. Suatu saat nanti, I will walk into the wild.

Christopher McCandless Foundation: www.christophermccandless.info

Share the Post
Rizqi Fahma
Rizqi Fahma

I read, I write, I bike, I swim, but I don't smoke.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.