Menu
Klakson saat lampu merah

Klakson Saat Lampu Merah

Akhirnya ditulis juga

Sebenarnya, sudah lama saya ingin menuangkan pikiran saya tentang hal ini. Tapi baru bisa terealisasi sekarang. Saya baru saja kembali dari perjalanan saya yang tidak sampai tujuan karena alasan hujan. Berhubung karena tadi saya berencana survey lokasi untuk tugas kuliah saya. Hampir di setiap perjalanan saya naik motor, pasti ada/banyak orang yang sering membunyikan klakson yang sebenarnya sangat tidak perlu dilakukan. ❗

Saya tidak tau alasannya apa, sering sekali orang membunyikan klason saat berada di lampu merah. Mungkin alasannya karena mereka sedang terburu-buru. Dan menmaksa kendaraan lain didepannya untuk segera menghindar dari jalur nya. “Get out of my way, man!” mungkin begitu kata mereka. Mereka tidak tau kalau suara klaskonnya itu sangat mengganggu, dan menjengkelkan. Orang bisa saja tersinggung karena hal ini.

Klakson saat lampu merah
Klakson saat lampu merah

Saya selalu ingat apa yang pernah dikatakan salah satu dosen saya 3 tahun lalu. Kurang lebih begini kata beliau:

“Saya tidak mengerti kenapa orang membunyikan klason saat lampu merah. Padahal tidak ada orang yang mau berlama-lama di lampu merah, jadi untuk apa? Itu sangat mengganggu orang lain.”

Hanya di Indonesia?

Entah di negara mana saja hal ini sering terjadi. Kata seorang dosen saya yang lain:

“Selama saya di Amerika, juga Singapura selama kurang lebih seminggu  mungkin hanya 2 kali saya mendengar bunyi klakson. Itu pun bukan karena lampu merah atau orang menyeberang jalan, tapi sebagai ucapan terima kasih”

Ya, saya juga telah membuktikannya. Meski tidak sampai seminggu di Singapura, saya juga tidak pernah mendengar suara klakson disana! Mungkin kebiasaan membunyikan klakson saat di lampu merah atau di saat yang tidak penting lainnya HANYA TERJADI DI INDONESIA! Maaf, ini bukan hal yang membanggakan, kawan. 😉

Karena beberapa hal itu lah, saya juga “tidak berminat” untuk ikut-ikutan membunyikan klakson di lampu merah, dan saat yang tidak perlu lainnya. Meskipun dulu juga sempat beberapa kali membunyikan klakson untuk memperingati orang yang ada didepan.

Bukan kah jauh lebih baik kalau kita saling menghargai dengan pengendara lain, betul? 🙂

Share the Post
Rizqi Fahma
Rizqi Fahma

I read, I write, I bike, I swim, but I don't smoke.

3 Comments

  1. saya sempat punya ide bahwa tidak membunyikan klakson saat lampu merah bisa dijadikan terapi kesabaran..

  2. Yah kalau komparasinya sama negara maju kayak gitu mah gak bisa jadi bandingan. kualitas sdm saja berbeda. belum lagi lewat pendekatan lalulintasnya. Indonesia membunyai kapasitas kendaraan yang sangat jaaauuuuhh lebih banyak dari negara-negara tersebut, countdown lampu merah juga gak ada yang lebih lama dibanding di Indonesia. kalau menurut saya sih jangan asal beropini dengan membandingkan Indonesia dengan negara lain yang berbeda kondisi. yang terpenting ialah bagaimana kondisi yang ada bisa dimaksimalkan bukan untuk memberi sebuah kritikan yang membuat orang semakin terpuruk dengan keadaan.
    Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.