Menu
Lisa-Simpson-Coming-to-Facebook-2

Mark Zuckerberg is Happy to Meet New Friends

Lisa Simpson bertemu dengan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg!

Kalau Mark Zuckerberg pasti kamu sudah tidak asing lagi, tapi siapa kah Lisa Simpson itu? Lisa Simpson adalah anak kedua di keluarga Simpson, dia adalah adik Bart dan kakak Maggie. Lisa adalah anak yang pintar dan berbakat dalam dunia musik, Lisa suka memainkan saksofon dan belajar. Lisa juga menyukai bumi dan berupaya menyelamatkannya seperti yang terlihat di The Simpsons Game dan episode “Lisa the tree hugger”. Lisa menyukai kartun, musik, dan sekolah. Nilai-nilai lisa lebih bagus daripada kakaknya. Homer dan Marge tidak segan-segan mengunjungi guru Lisa pada hari penerimaan rapot sekolah, namun mereka malu ketika melihat nilai Bart (wikipedia).

Lisa berkunjung ke tempat kerja Mark Zuckerberg bersama dengan temannya, Nelson.
Lisa: “It’s Mark Zuckerberg, the founder of Facebook. Mr. Zuckerberg, Iam Lisa and this is Nelson.”
Nelson: “What’s up, Zuck?”

Seperti di film The Social Network, Mark punya kemampuan mengetik yang hebat, dan langsung memposting “apa yang ada difikrannya saat itu”:

“MARK ZUCKERBERG IS HAPPY TO MEET NEW FRIENDS”

Lisa-Simpson-Coming-to-Facebook

Lisa: “That’s great Mr. Zuckerberg.”

Lisa bertanya kepada Mark Zuckerberg bagaimana pendidikan mempengaruhi kesuksesan Mark Zuckerberg. Mark menjawabnya:

Mark: “Well, the truth is I dropped outta Harvard.”
Lisa: “You did?”
………………………
Lisa: “….. you are an exception”
Mark: “Am I, Lisa? Bill Gates, dropped out. Virgin Airlines, Richard Branson dropped out”

Lisa: (in Indonesia), “Masih ada kah orang yang tetap bersekolah disini?”

Tiba-tiba dari belakang muncul dua orang yang datang secara tidak bersamaan, pria berdasi kurang lebih berkata: “Aku, lulus magna cum laude”

Lisa: “There you see?”

Lisa-Simpson-Coming-to-Facebook-2

Dan orang yang kedua datang dengan membawa alat pengepel, sayang sekali saya kurang tau apa yang dikatakannya, kurang lebih dia mendukung argumen orang pertama.

Dari cerita ini kita bisa mengambil pelajaran, bahwa untuk bisa “sukses” tidak selamanya perlu untuk mendapatkan gelar sarjana, buktinya, pendiri Facebook: Mark Zuckerberg, pendiri Microsoft: Bill Gates, pendiri Virgin Airlines: Richard Branson seperti yang diceritakan. Masih banyak lagi orang yang sukses dibidangnya tidak mendapatkan gelar sarjana (dropped out), tapi jangan beranggapan bahwa kita juga harus DO untuk bisa sukses. 🙂

Share the Post
Rizqi Fahma
Rizqi Fahma

I read, I write, I bike, I swim, but I don't smoke.

4 Comments

  1. heii boy …
    that’s true .. but i think people above can we call “lucky” !!! hahah peace men 🙂

    btw, mana profile pribadi mu ?? knp org lain semua ??

    • Ya. Dipostingan ini saya memberi beberapa contoh yang menunjukkan bahwa untuk sukses itu tidak mutlak harus punya gelar dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.