Menu
Stoner-Repsol-Honda

Pre Season: Stoner OK, Rossi Norak

I’m sorry to you who is admiring Valentino “The Doctor” Rossi. Mungkin anda kurang senang dengan judul artikel nya. Tapi, saat ini itu lah yang sedang terjadi. Bagi anda penggemar motogp, pasti sudah tau who are the big four in this championship. Sejauh ini the big four di motogp masih dipegang oleh Valentino Rossi, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa. Di artikel ini yang lebih banyak dibahas adalah rivalitas Rossi dan Stoner.

Stoner-Repsol-Honda

Anyway, dari beberapa test motogp yang baru-baru ini digelar di Sepang. Sudah mulai terlihat hasil yang cukup baik yang diraih rider Honda yang baru saja pindah dari Ducati, Casey Stoner. Beberapa kali Stoner mencatat waktu terbaik dari tes diikuti oleh beberapa rider seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Dovizioso, dan yang mengejutkan adalah si Marco Simoncelli yang punya gaya balap yang liar. Beberapa pengamat motogp menyebutnya sebagai the next Valentino Rossi. Yup, bukan tidak mungkin melihatnya dapat menjadi kampiun motogp beberapa tahun kedepan dengan melihat performa nya yang semakin meningkat belakangan ini.

OK, back to the business… Valentino Rossi memang terkenal punya sentuhan magis yang mampu membawa Yamaha juara dunia saat kepindahannya dari Honda tahun 2004 lalu. Padahal sebelumnya Yamaha sendiri sangat sulit untuk menjadi juara seri, tapi Valentino Rossi mampu membawanya menjadi juara dunia. Sebelumnya, Yamaha dikenal punya motor yang kurang kompetitif, namun dengan diboyong nya Rossi dan mekanik nya, Jerry Burgess mereka mampu mengembangkan motor menjadi sangat kompetitif.

Rossi-Norak

Tahun 2010 menjadi tahun terakhir Rossi di Yamaha, tim yang dibelanya selama kurang lebih 6 tahun. Pindah ke tim yang berasal dari negara yang sama dengannya, Ducati. Namun, dari beberapa tes yang dilakukan, Rossi belum mampu memberi hasil terbaik. Berbeda dengan Stoner yang beberapa kali memimpin hasil tes di Sepang dengan tunggangan barunya, Honda. Meskipun sama-sama membela tim baru di musim baru, adaptasi Stoner mungkin lebih baik dibanding Rossi, mengingat sewaktu Stoner pindah dari Honda ke Ducati tahun 2007 yang lalu hasil tes Stoner lebih baik. Sedangkan Rossi belum menunjukkan hasil tes yang menggembirakan untuk Ducati dalam beberapa tes terakhir. Mungkin warna kostum balap Rossi terlalu norak, sehingga kurang percaya diri dalam membalap. Hehehe…

Share the Post
Rizqi Fahma
Rizqi Fahma

I read, I write, I bike, I swim, but I don't smoke.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.