Menu
kkn-new-friends

Ternyata Sudah Seminggu Lebih

Ada yang kurang dari beberapa malam terakhir ini. Khususnya saat dimana saya sedang dalam masa KKN. Biasanya kalau malam-malam begini saya masih berkutat dengan laptop saya untuk melakukan beberapa hal. Mostly, Online tentu saja. Online bukan browsing yang negatif tentu saja. Saya banyak menghabiskan waktu untuk menulis. Menulis apa? Ada lah… sesuatu…

Malam ini sudah 10 malam saya ber KKN (kuliah kerja nyata). So far so good. Meskipun tidak semuanya berada dalam kondisi 100% baik. Tetap ada masalah tentu saja. Dalam seminggu lebih ini, sudah ada beberapa item kegiatan yang dilakukan. Makan, minum, main kartu, diskusi program kerja, keliling ke posko lain, ke pasar, sampai cuci piring adalah rutinitas baru.

kkn-new-friends
Love

Kembali ke hari-hari pertama

Mengingat kembali hari-hari pertama saya KKN, saya terus mencoba membayangkan bagaimana saya akan melewati kegiatan ini. Apakah ini akan membosankan atau kah justru menyenangkan. Tapi apa pun itu, saya harus tetap jalani. Hari-hari pertama itu sungguh berat bagi saya. Bukan apa nya, waktu itu saya sedang mengalami masalah pencernaan. Tiba-tiba perut saya mendadak sakit dan lama kelamaan dia semakin beringas menyiksa saya. Untung saja saya bisa pulang ke rumah, karena kebetulan lokasi KKN saya satu kabupaten dengan rumah keluarga saya. Saat itu saya sempat ragu dengan kondisi saya yang semakin lemah. Apakah KKN ini akan saya lanjutkan atau tidak. Untungnya jalan dua hari kegiatan sakit perut saya sudah reda.

Belum cukup 2 minggu, dan masih menyisakan kurang lebih 5 minggu lagi KKN ini. Tidak ada yang lain yang harus saya lakukan selain menikmatinya. Oh iya, dalam KKN kita harus tetap sabar dalam kondisi apa pun. Perbedaan pendapat dengan teman pasti akan terjadi. Dan kalau sampai gegabah dalam menanggapi suatu masalah, suasana bisa jadi kacau. Mudah-mudahan ini tidak terjadi.

Saya berharap program-program yang sudah kami rencanakan bisa terealisasi dengan tepat waktu, dan kami semua dapat memberikan kesan yang baik dalam benak masyarakat.

CinLok?

Oh my goodness… sepertinya sudah ada percik-percik bunga api cinlok di KKN ini. Maaf, bukan saya dong! To be honest, it’s fine. Katanya sudah lumrah kalau dalam KKN kita bisa menjalin hubungan yang dekat dengan peserta lain. Bagaimana tidak, kalau hampir tiap hari ketemu, dengan melakukan banyak hal yang beda dari yang pernah dilakukan sebelumnya. Yeeha! Tapi, menurut saya, lucu juga melihat teman-teman yang sudah menunjukkan sinyal-sinyal aneh cinlok itu. Apalagi kalau ada yang “dijodoh-jodohkan”, masya Allah…. Jangan samapi saya mengalaminya. Semuanya terlihat seperti jaman SD dulu. Jaman dimana perasaan suka itu masih ditunjukkan lewat selembar surat  dan dikirimkan lewat PHB (penguhubng). Tapi sekarang sudah beda, hi-tech man! Lewat group Blackberry atau Facebook! Mari kita lihat apa yang akan terjadi, setelah seminggu pertama ini.

Share the Post
Rizqi Fahma
Rizqi Fahma

I read, I write, I bike, I swim, but I don't smoke.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.